Description
Judul :
Bahan Ajar Farmakognosi
penulis,
Marce Inggritha Taku Bessi, Samuel David I. Makoil
Tebal Halaman :
ii, 64
Ukuran Buku :
17,6 cm x 25 cm
ISBN :
978-634-7051-03-5 (PDF)
Rp53.200
Kata Farmakognosi berasal dari dua kata bahasa Yunani. Yaitu Farmakon (obat) dan Gnosis (pengetahuan), yaitu pengetahuan tentang obat. Tata nama Farmakognosi pertama kali dan paling sering digunakan oleh C.A Seydler, seorang mahasiswa kedokteran di Halle/Saale, Jerman, yang secara tegas menggunakan Analetica Pharmacognostica sebagai judul utama tesisnya pada tahun 1815. Selain itu, penelitian-penelitian lebih lanjut telah mengungkapkan bahwa Schmidt telah terlebih dahulu menggunakan istilah Farmakognosis di dalam monografinya yang berjudul Lehrbuch der Materia Medica (yaitu catatan-catatan kuliah tentang Materia Medis) pada tahun 1811 di Wina. Kompilasi ini khusus membahas tentang tumbuh-tumbuhan berkhasiat obat dan karakteristiknya yang bersesuaian. Farmakognosi adalah salah satu ilmu yang mempelajari tentang bagian-bagian tanaman atau hewan yang dapat digunakan sebagai obat alami yang telah melewati berbagai macam uji seperti uji farmakodinamik, uji toksikologi dan uji biofarmasetika.
Judul :
Bahan Ajar Farmakognosi
penulis,
Marce Inggritha Taku Bessi, Samuel David I. Makoil
Tebal Halaman :
ii, 64
Ukuran Buku :
17,6 cm x 25 cm
ISBN :
978-634-7051-03-5 (PDF)
Reviews
There are no reviews yet.