FOMO yang Bertanggung Jawab Merancang Persuasi Digital yang Jujur dalam Pariwisata : Bukti dari Indonesia untuk Era Kecerdasan Buatan dan Regulasi
Buku ini membahas bagaimana fenomena Fear of Missing Out (FOMO) dimanfaatkan dalam pemasaran digital, khususnya pada industri pariwisata. Berangkat dari hasil riset di Indonesia, buku ini menjelaskan bahwa FOMO dapat meningkatkan keputusan pembelian melalui isyarat kelangkaan, bukti sosial, dan urgensi, namun penggunaannya harus dilakukan secara etis agar tidak berubah menjadi manipulasi. Penulis memperkenalkan konsep Responsible FOMO Marketing, yaitu pendekatan pemasaran yang mengedepankan kejujuran, transparansi, otonomi konsumen, serta pembangunan kepercayaan jangka panjang. Buku ini dilengkapi dengan studi kasus, hasil penelitian, kerangka kerja, panduan implementasi, dan toolkit praktis bagi pemasar, pelaku industri pariwisata, pengelola destinasi, serta pembuat kebijakan. Di era kecerdasan buatan dan pemasaran digital yang semakin kompleks, buku ini menawarkan panduan untuk memanfaatkan FOMO secara efektif tanpa mengorbankan integritas dan kepercayaan pelanggan.
Reviews
There are no reviews yet.