Tragedi Suku Bobometo, 8-9 September 1999 “Setiap Kali Aku Mengingatnya, Hatiku Kembali Gemetar”

Buku “Tragedi Suku Bobometo, 8-9 September 1999” menghadirkan kumpulan kisah nyata tentang ketakutan, kekerasan, pembakaran rumah masyarakat, serta pengungsian massal yang dialami masyarakat perbatasan antara Timor Leste dan Indonesia, khususnya Desa Inbate dan Desa Nainaban, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur.
“Setiap kali aku mengingatnya, hatiku kembali gemetar” Kalimat ini menggambarkan luka mendalam yang dialami masyarakat Bobometo, Kecamatan Oe-Silo, Kabupaten Oe-Cusse, Timor Leste, saat tragedi 8-9 September 1999 terjadi.
Melalui delapan belas kisah yang menyentuh, pembaca diajak menyelami pengalaman para korban yang berjuang bertahan hidup di tengah teror, kehilangan dan penderitaan. Namun di balik luka tersebut, tersimpan pula kisah iman, doa dan harapan yang memberi kekuatan untuk bangkit kembali.
Buku ini menjadi catatan sejarah kemanusiaan sekaligus pengingat agar tragedi serupa tidak pernah terulang kembali.

Category:

Description

Judul :
Tragedi Suku Bobometo, 8-9 September 1999 “Setiap Kali Aku Mengingatnya, Hatiku Kembali Gemetar”

 

Penulis :
Paulo Timo Caet
Serafinus Nelson Cono

 

Editor:
Paulinus Tibo, M.Th

 

Tebal Halaman :
v, 115

 

Ukuran Buku :
15.5 cm x 23 cm

 

ISBN :
Sedang diproses

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Tragedi Suku Bobometo, 8-9 September 1999 “Setiap Kali Aku Mengingatnya, Hatiku Kembali Gemetar””

Your email address will not be published. Required fields are marked *