Zuid MiddenTimor: Pusat Pemerintahan Belanda di Pedalaman Pulau Timor Tahun 1905-1942

Buku ini mengulas beberapa hal. Pertama tentang wilayah Zuid Midden Timor sebelum masuknya pemerintahan Belanda di Molo, di mana pada waktu itu masyarakat sebelumnya hidup secara tradisional dengan memeluk kepercayaan animis. Kedua tentang pemerintahan lokal di mana sebelumnya wilayah Zuid Midden Timor merupakan sebagian dari wilayah pengaruh raja Sonbai sebagai penguasa terbesar di pulau Timor, akan tetapi pada masa kolonial wilayah ini dibagi dalam kerajaan-kerajaan kecil oleh pemerintah Belanda untuk menghilangkan kekuasaan raja Sonbai. Ketiga tentang perekonomian di pulau Timor yang sangat ramai sebelum abad ke-20 terkait perdagangan cendana yang pada saat itu memiliki nilai ekonomi sangat tinggi di mata perdagangan dunia, yang kemudian juga memicu timbulnya perdagangan lain seperti perdagangan budak. Selain itu berbagai persaingan hegemoni antara Portugis dan Belanda yang berakhir dengan pembagian wilayah kekuasaan di pulau Timor yakni bagian Timur dikuasai oleh Portugis dan bagian Barat dikuasai oleh Belanda. Keempat, tentang pemerintahan kolonial di pedalaman pulau Timor tepatnya di Molo dari tahun 1905 hingga tahun 1942, di mana pada tahun tersebut pemerintah Belanda meninggalkan Zuid Midden Timor.

Category:

Description

Judul :
Zuid MiddenTimor: Pusat Pemerintahan Belanda di Pedalaman Pulau Timor Tahun 1905-1942

 

Penulis :
Sarlota Naema Sipa

 

Tebal Halaman :
xv, 184

 

Ukuran Buku :
15.5 cm x 23 cm

 

ISBN :
978-634-7363-89-3

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Zuid MiddenTimor: Pusat Pemerintahan Belanda di Pedalaman Pulau Timor Tahun 1905-1942”

Your email address will not be published. Required fields are marked *